Pangkas Biaya Operasional, MotoGP Pertimbangkan Regulasi Satu Motor untuk Musim 2027
Pangkas Biaya Operasional, MotoGP Pertimbangkan Regulasi Satu Motor untuk Musim 2027-@vr46racingteam-instagram
JAKARTA, MOTOREXPERTZ.COM -- Pihak otoritas MotoGP dikabarkan tengah mempertimbangkan sebuah perubahan regulasi yang sangat radikal untuk musim 2026 atau 2027.
Mereka berencana menghapus aturan penggunaan dua unit motor per pembalap dalam satu pekan balap.
Wacana pemangkasan jumlah logistik ini digulirkan sebagai langkah strategis untuk menghemat biaya operasional tim.
Saat ini, setiap pembalap di kelas utama selalu difasilitasi dengan dua motor siap pakai di garasi.
Fasilitas dua motor tersebut sangat membantu pembalap saat melakukan uji coba setelan mekanis di sesi latihan.
Selain itu, pembalap bisa langsung berganti kendaraan cadangan jika mengalami insiden kecelakaan fatal di lintasan.
BACA JUGA:Sudah Bisa Dipesan, Segini Harga Motor Listrik VinFast di Indonesia
Fungsi paling krusial dari aturan dua motor ini terjadi saat balapan berstatus flag-to-flag.
Sistem ini memungkinkan pembalap langsung menukar motor di dalam area pit lane saat cuaca berubah.
Sebelum regulasi ini berlaku pada tahun 2006, balapan harus dihentikan sementara menggunakan bendera merah jika terjadi hujan.
Namun, pabrikan peserta kini mulai berdiskusi intensif bersama pihak promotor MotoGP terkait rencana efisiensi masif ini.
Berdasarkan laporan dari Motorsport, langkah pemangkasan tersebut kini menjadi fokus utama karena biaya riset serta logistik di kelas utama semakin tinggi.
Produsen menginginkan adanya bentuk efisiensi yang lebih masuk akal tanpa harus mengurangi esensi dari kompetisi itu sendiri.
BACA JUGA:Touring Sambil Wisata, MAXi Tour Boemi Nusantara 2026 Sambangi Jawa Barat
Temukan konten motorexpertz.com menarik lainnya di Google News
- Tag
- Share
-
