Touring Jauh Bukan Musuh Mesin, Tapi Kebiasaan Ini Bisa Bikin Motor 'Tumbang' di Tengah Perjalanan

Touring Jauh Bukan Musuh Mesin, Tapi Kebiasaan Ini Bisa Bikin Motor 'Tumbang' di Tengah Perjalanan

Ilustrasi para pengendara motor sedang touring--Suzuki Indonesia

MOTOREXPERTZ.COM --- Touring jarak jauh selalu menjadi momen yang ditunggu banyak bikers. Menjelajahi rute baru, menikmati perjalanan panjang, hingga berburu destinasi menarik memang memberikan sensasi yang sulit digantikan.

Namun ada satu hal yang sering luput dari perhatian pengendara, yaitu suhu mesin yang terus bekerja keras selama perjalanan. Jika diabaikan, kondisi ini bisa memicu overheat yang berujung pada penurunan performa hingga kerusakan komponen penting.

Yang menarik, penyebab mesin cepat panas saat touring sering kali bukan karena motornya bermasalah, melainkan akibat kesalahan pengendara sendiri.

Jangan Berangkat Sebelum Sistem Pendingin Dicek

Banyak orang sibuk menyiapkan rute, jaket, hingga perlengkapan touring, tetapi lupa memeriksa kondisi motor. Padahal sistem pendingin adalah benteng utama yang menjaga suhu mesin tetap stabil selama perjalanan.

BACA JUGA:Kawasaki Ninja H2 SX SE 2026: Motor Touring 200 DK dengan Supercharger, Secepat Superbike Tapi Senyaman Cruiser Premium

BACA JUGA:BMW M1000 XR 2026: Motor Adventure Touring 201 HP yang Lebih Buas dari Banyak Superbike

Untuk motor berpendingin cairan, pastikan volume coolant masih berada pada batas normal dan kondisinya masih layak digunakan. Sementara untuk motor berpendingin udara, pastikan area sirip pendingin tidak tertutup lumpur, debu, atau kotoran yang menghambat pelepasan panas.

Jangan sampai semangat touring mengalahkan persiapan dasar yang justru paling penting.

Oli Murah Boleh, Tapi Jangan Salah Spesifikasi

Masih banyak pengendara yang menganggap oli hanya berfungsi sebagai pelumas. Padahal tugas oli jauh lebih berat dari itu.

Selain mengurangi gesekan, oli juga membantu mengendalikan suhu kerja mesin. Ketika kualitas atau spesifikasi oli tidak sesuai, kemampuan mesin dalam mengelola panas ikut menurun.

Saat motor diajak menempuh ratusan kilometer, kondisi tersebut bisa membuat suhu mesin naik lebih cepat dibanding normal. Karena itu, selalu gunakan oli sesuai rekomendasi pabrikan dan pastikan jadwal penggantiannya tidak terlambat.

Jangan Mentang-Mentang Jalan Kosong Langsung Kitiran Terus

Temukan konten motorexpertz.com menarik lainnya di Google News

Tag
Share
Berita Lainnya
APPS ME
Berita Terpopuler