Mulai Sekarang Sebaiknya Dihindari, Kebiasaan Sepele Ini Ternyata Bisa Memperpendek Umur Mesin Motor
Kebiasaan sepele saat memakai motor ternyata bisa memperpendek umur mesin. Kenali penyebabnya agar performa tetap awet dan nyaman dipakai setiap hari.--Dok
Membuka gas secara spontan membuat mesin dan sistem transmisi menerima beban secara mendadak.
Pada motor matik, kebiasaan ini membuat bagian CVT seperti v-belt, roller, dan kampas ganda bekerja lebih berat. Sementara pada motor manual, kampas kopling bisa lebih cepat aus jika bukaan gas tidak diimbangi perpindahan gigi yang tepat.
Gunakan gas secara bertahap sesuai kondisi jalan. Selain lebih nyaman, konsumsi bahan bakar juga bisa lebih efisien.
Memaksa Mesin Bekerja pada Gigi yang Tidak Sesuai
Pengguna motor manual atau bebek perlu memperhatikan posisi gigi saat berkendara.
Menggunakan gigi tinggi pada kecepatan rendah membuat mesin bergetar, terasa berat, dan kehilangan tenaga. Sebaliknya, memakai gigi rendah pada kecepatan tinggi membuat putaran mesin terlalu tinggi.
Keduanya sama-sama dapat membuat suhu mesin meningkat dan komponen lebih cepat aus. Lakukan perpindahan gigi sesuai kecepatan dan kebutuhan tenaga.
BACA JUGA:Royal Enfield Shotgun 650 Disulap Jadi Motor Rally Adventure, Tampil Sangar ala Desert Eagle
Membiarkan Filter Udara Kotor
Filter udara yang kotor membuat pasokan udara menuju ruang bakar terhambat. Akibatnya, proses pembakaran menjadi kurang optimal.
Gejala yang muncul bisa berupa tarikan berat, mesin brebet, respons gas lambat, dan konsumsi bahan bakar meningkat.
Filter udara perlu dibersihkan atau diganti secara berkala. Jika motor sering digunakan di jalan berdebu, pemeriksaannya sebaiknya dilakukan lebih sering.
Sering Membiarkan Bensin Hampir Habis
Kebiasaan menunggu bensin hampir habis juga kurang baik, terutama pada motor injeksi.
Fuel pump berada di dalam tangki dan memanfaatkan bahan bakar untuk membantu menjaga suhunya. Kalau bensin terlalu sedikit, komponen tersebut berisiko bekerja lebih panas.
Kotoran yang mengendap di dasar tangki juga bisa ikut tersedot ke saluran bahan bakar. Karena itu, sebaiknya isi bensin sebelum indikator benar-benar menyentuh batas terakhir.
BACA JUGA:Yamaha Resmi Akhiri Produksi YZF-R6 Race Base Model, Hadir untuk Terakhir Kalinya
Jarang Melakukan Servis Berkala
Servis berkala bukan cuma mengganti oli. Mekanik juga akan memeriksa busi, filter udara, setelan klep, sistem bahan bakar, pendinginan, dan komponen lainnya.
Temukan konten motorexpertz.com menarik lainnya di Google News
- Tag
- Share
-
