Ini Alasan Per Setan CVT Bisa Digunakan Setelah Modifikasi Pulley Depan Motor Matic
Biar Motor Matic Standar Makin Responsif, Begini Tips Pakai Per CVT Racing dari Mekanik--Yamaha Pelita Motor
MOTOREXPERTZ.COM --- Istilah per setan belakangan semakin sering terdengar di kalangan pengguna motor matic, terutama pada pemilik motor yang sudah melakukan ubahan di sektor CVT.
Meski namanya terdengar unik, komponen ini sebenarnya merupakan per CVT aftermarket yang memiliki karakter lebih keras dibandingkan per standar bawaan pabrikan.
Perbedaan tersebut berasal dari material yang digunakan serta diameter ulir yang lebih besar. Sebagai contoh, per CVT standar Honda PCX memiliki diameter ulir sekitar 4,2 mm, sedangkan per setan umumnya menggunakan diameter sekitar 4,5 mm.
Meskipun lebih tebal, dimensi panjang dan diameter keseluruhan per tetap dibuat sama agar dapat dipasang tanpa mengubah konstruksi CVT.
BACA JUGA:Komunitas XMOC Bali Dapat Kesempatan Langka Kunjungi Pabrik Yamaha di Pulogadung
BACA JUGA:MotoGP: Fabio Di Giannantonio Jadi Tandem Alex Marquez di KTM Mulai Musim 2027
Digunakan untuk Menyeimbangkan Kinerja CVT
Per setan umumnya dipakai pada motor matic yang telah mengalami modifikasi di bagian pulley depan, seperti mengerok jalur rumah roller atau mengubah sudut kemiringan pulley.
Modifikasi tersebut memang dapat membuat pergerakan V-belt menjadi lebih cepat, tetapi juga berpotensi menimbulkan penurunan performa pada putaran mesin tinggi apabila tidak diimbangi dengan komponen pendukung.
Beberapa modifikasi yang biasanya membutuhkan per CVT lebih keras antara lain:
• Kerok jalur rumah roller
• Mengubah sudut pulley depan menjadi lebih tegak
• Bubut pulley depan dari 15 derajat menjadi sekitar 13,8 atau 13,5 derajat
• Setup CVT untuk kebutuhan akselerasi
BACA JUGA:MotoGP: Alex Marquez Resmi Gabung KTM Mulai Musim 2027
Temukan konten motorexpertz.com menarik lainnya di Google News
- Tag
- Share
-
