7 Kesalahan Pengguna Yamaha Aerox yang Bikin CVT Cepat Rusak, Nomor 5 Paling Sering Terjadi

7 Kesalahan Pengguna Yamaha Aerox yang Bikin CVT Cepat Rusak, Nomor 5 Paling Sering Terjadi

Pemilik Yamaha Aerox wajib tahu! Ini 7 kesalahan fatal yang bikin CVT cepat rusak. Yuk hindari kebiasaan buruk ini agar motor matic Bradsis awet.-Dok-

Bikers sering cuek dan menunda servis berkala sampai kerusakan komponen menyebar ke bagian mesin lainnya.

Jangan tunggu sampai motor mogok total baru Bradsis panik dan buru-buru pergi ke bengkel terdekat.

BACA JUGA:Satu Dekade Yamaha Aerox di Indonesia: Dari Skutik Sporty Jadi Kiblat 'Kultur Jalanan' Anak Muda

Panduan Perawatan Komponen CVT Yamaha Aerox

Berikut adalah tabel acuan interval servis dan penggantian komponen CVT agar motor Bradsis tetap awet.

Nama Komponen CVT Interval Pengecekan Waktu Penggantian Optimal
V-Belt Transmisi Setiap 8.000 Km 20.000 Km - 25.000 Km
Roller Weight Setiap 8.000 Km 20.000 Km (Bareng V-Belt)
Kampas Kopling Ganda Setiap 10.000 Km 25.000 Km - 30.000 Km
Oli Gardan (Transmisi) Setiap 4.000 Km Setiap 8.000 Km (Rumus 2:1)


Pemilik Yamaha Aerox wajib tahu! Ini 7 kesalahan fatal yang bikin CVT cepat rusak. Yuk hindari kebiasaan buruk ini agar motor matic Bradsis awet.-Dok-

Kesimpulan

Menghindari tujuh kesalahan di atas bakal bikin CVT Yamaha Aerox kesayangan Bradsis jadi lebih tahan lama.

Lakukan servis rutin secara berkala di bengkel kepercayaan agar performa motor selalu optimal setiap saat.

Selalu berkendara secara bijak di jalanan demi keselamatan diri sendiri dan juga keawetan motor, Bikers!

Temukan konten motorexpertz.com menarik lainnya di Google News

Tag
Share
Berita Lainnya