Mengenal Istilah Engine Brake dan Cara Kerjanya, Teknik Berkendara yang Wajib Dipahami

Mengenal Istilah Engine Brake dan Cara Kerjanya, Teknik Berkendara yang Wajib Dipahami

Ilustrasi Engine Brake pada Motor--suzuki motor Indonesia

BACA JUGA:Fakta Menarik Kampas Rem Motor yang Jarang Diketahui, Bukan Sekadar Komponen Biasa

BACA JUGA:Filter Udara Motor: Komponen Kecil yang Diam-Diam Bisa Merusak Performa Mesin

Manfaat Menggunakan Engine Brake

Engine brake memiliki sejumlah manfaat yang membuat teknik ini penting untuk dipahami setiap pengendara. Salah satunya adalah mengurangi beban kerja sistem pengereman. Karena sebagian perlambatan sudah dibantu oleh mesin, kampas rem tidak bekerja terlalu keras sehingga risiko rem mengalami panas berlebih dapat dikurangi.

Selain itu, penggunaan engine brake membuat perlambatan kendaraan terasa lebih halus dan stabil. Hal ini sangat membantu ketika melewati jalan menurun yang panjang.

Dengan memanfaatkan engine brake, pengendara juga dapat mengurangi risiko rem blong akibat penggunaan rem secara terus-menerus.

Kapan Engine Brake Sebaiknya Digunakan?

Engine brake paling efektif digunakan saat menghadapi turunan panjang, mendekati lampu merah, atau ketika kondisi lalu lintas mulai melambat.

Pada jalan menurun, teknik ini membantu menjaga kecepatan kendaraan tetap stabil tanpa harus terus-menerus menekan rem.

Sementara saat mendekati persimpangan atau kemacetan, engine brake dapat membantu mengurangi kecepatan secara bertahap sehingga pengereman menjadi lebih nyaman.

Meski demikian, engine brake tetap sebaiknya dikombinasikan dengan rem ketika kendaraan membutuhkan perlambatan yang lebih cepat atau berhenti total.

Apakah Engine Brake Berbahaya?

Sebagian orang menganggap engine brake dapat merusak mesin. Padahal, anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar. Selama digunakan dengan cara yang benar, engine brake justru merupakan teknik berkendara yang aman dan telah diperhitungkan dalam desain mesin kendaraan.

Yang perlu dihindari adalah menurunkan gigi secara drastis pada putaran mesin yang terlalu tinggi karena dapat menyebabkan hentakan keras dan berpotensi mempercepat keausan komponen transmisi.

BACA JUGA:Sering Terjebak Macet? Ini Komponen Motor yang Paling Cepat Aus dan Diam-Diam Bikin Kantong Jebol

Temukan konten motorexpertz.com menarik lainnya di Google News

Tag
Share
Berita Lainnya
APPS ME
Berita Terpopuler