7 Kebiasaan Sepele yang Diam-Diam Bikin Motor Cepat Rusak dan Boros BBM

7 Kebiasaan Sepele yang Diam-Diam Bikin Motor Cepat Rusak dan Boros BBM

Ilustrasi pemotor yang kesal motornya cepat habis bensin--ChatGPT

Oli memiliki fungsi penting untuk melumasi, membantu mendinginkan, sekaligus menjaga komponen internal mesin tetap bekerja dengan baik.

Jika penggantian oli terus ditunda melewati interval yang dianjurkan, kualitas pelumas dapat menurun. Dalam jangka panjang, kondisi tersebut berpotensi meningkatkan keausan komponen mesin.

Jangan menunggu oli berubah menjadi sangat hitam atau volume berkurang untuk melakukan penggantian. Ikuti interval penggantian sesuai rekomendasi pabrikan dan sesuaikan dengan kondisi penggunaan motor.

4. Terus Menekan Rem Saat Turunan

Menahan tuas rem secara terus-menerus ketika melewati turunan panjang dapat membuat sistem pengereman bekerja tanpa jeda.

Gesekan antara kampas rem dan cakram atau tromol akan menghasilkan panas. Jika suhu terlalu tinggi, performa pengereman dapat menurun.

Karena itu, saat menghadapi turunan panjang, pengendara sebaiknya mengatur kecepatan sejak awal dan memanfaatkan engine brake sesuai karakter motor. Jangan hanya mengandalkan rem secara terus-menerus.

5. Membiarkan Tekanan Ban Kurang

Tekanan ban yang terlalu rendah tidak hanya memengaruhi kenyamanan berkendara. Hambatan gulir juga dapat meningkat sehingga mesin membutuhkan tenaga lebih besar untuk menggerakkan motor. Dalam kondisi tertentu, hal tersebut dapat berkontribusi terhadap konsumsi bahan bakar yang lebih tinggi.

Ban yang kurang angin juga membuat pengendalian motor berubah dan meningkatkan risiko kerusakan ban maupun pelek ketika melewati lubang atau permukaan jalan yang buruk. Karena itu, periksa tekanan ban secara rutin dan gunakan tekanan sesuai rekomendasi pabrikan.

6. Sembarangan Menggunakan Sabun Saat Mencuci Motor

Tidak semua sabun cocok digunakan untuk mencuci motor. Penggunaan deterjen atau cairan pembersih yang terlalu keras secara berulang dapat memengaruhi lapisan pelindung pada permukaan cat atau komponen tertentu.

Sebaiknya gunakan sampo khusus kendaraan dan hindari menyemprotkan air bertekanan tinggi langsung ke area yang memiliki komponen kelistrikan atau bearing.

Mencuci motor dengan cara yang tepat akan membantu menjaga tampilan sekaligus mengurangi risiko masalah pada komponen tertentu.

7. Membiarkan Filter Udara Terlalu Kotor

Temukan konten motorexpertz.com menarik lainnya di Google News

Tag
Share
Berita Lainnya
APPS ME
Berita Terpopuler