Mau Mudik Pakai Motor? Simak Nih, 5 Panduan #Cari_Aman Ala Wahana Honda

Kamis 12-03-2026,17:28 WIB
Reporter : Alvin Septian
Editor : Alvin Septian

Saat ini banyak aplikasi navigasi yang bisa dimanfaatkan untuk memantau kondisi lalu lintas secara real time dan memilih jalur alternatif yang lebih lancar.


Gunakan aplikasi navigasi secara real-time untuk memantau titik kemacetan dan menentukan jalur alternatif sebelum memulai perjalanan.--WMS

3. Luangkan Waktu untuk Istirahat

Banyak pemudik ingin cepat sampai kampung halaman sehingga terus memaksakan diri berkendara. Padahal kondisi tubuh yang lelah bisa menurunkan konsentrasi di jalan.

Disarankan untuk berhenti dan beristirahat setiap dua hingga tiga jam sekali. Selain memulihkan tenaga, istirahat juga membantu pengendara kembali fokus sebelum melanjutkan perjalanan.

BACA JUGA:Wahana Honda Hadirkan Mudik dan Balik Bareng Honda 2026, Ini Tujuan & Cara Daftarnya Sob!

4. Jangan Membawa Barang Terlalu Banyak

Barang bawaan yang terlalu banyak bisa memengaruhi keseimbangan sepeda motor.

Motor yang kelebihan beban cenderung lebih sulit dikendalikan, terutama saat melewati jalan rusak atau ketika harus bermanuver di lalu lintas yang padat. Pastikan barang dibawa secukupnya dan disusun dengan rapi.


Barang berlebih dapat mengganggu keseimbangan dan stabilitas motor saat bermanuver. Susun barang bawaan dengan rapi dan tidak melebihi kapasitas motor.--WMS

5. Maksimal Berboncengan Dua Orang

Sepeda motor dirancang untuk membawa maksimal dua orang, yaitu pengendara dan satu penumpang.

Jika lebih dari itu, keseimbangan motor bisa terganggu dan risiko kecelakaan pun meningkat, apalagi saat melaju di jalan yang ramai.

Agus Sani menambahkan bahwa lima poin tersebut merupakan hal mendasar yang sebaiknya selalu diingat oleh pemudik yang menggunakan sepeda motor.

BACA JUGA:Wahana Honda Sabet Penghargaan Best Main Dealer Juara 2 Pembina Vokasi Terbaik di FeVoSH 2026

“Lima tips ini adalah hal mendasar yang wajib dipatuhi setiap pemudik. Mulai dari memastikan kondisi kendaraan, memilih rute yang tepat, mengatur waktu istirahat, hingga memperhatikan beban kendaraan dan jumlah penumpang," tambah Agus Sani.

Kategori :