Ia mengaku telah menonton rekaman start miliknya hingga ratusan kali untuk mencari kesalahan.
Pembalap berpengalaman ini menegaskan bahwa dirinya tidak pernah melakukan jump start selama dua dekade berkarier.
Rasa terkejut muncul ketika melihat notifikasi penalti muncul di layar dasbor motornya.
Petrucci berpendapat bahwa hukuman dua kali long lap terlalu berat untuk pergerakan motor yang sangat minim.
BACA JUGA:Bimota KB998 Rimini Elite Hadir sebagai Replika Motor Balap WorldSBK di Jalan Raya
Ia membandingkan hukuman tersebut dengan insiden senggolan antar pembalap yang biasanya hanya dihukum turun satu posisi.
"Saya bahkan tidak mendapatkan keuntungan posisi apa pun saat memasuki tikungan pertama," tegas Petrucci.
Hal inilah yang membuatnya merasa sanksi tersebut tidak sebanding dengan pelanggaran yang dituduhkan.
Meskipun hari Sabtu berakhir dengan kekecewaan mendalam, Petrucci berhasil bangkit pada rangkaian balapan di hari Minggu.
BACA JUGA:Ducati Tak Terbendung! Bulega Puncaki Hasil Free Practice WorldSBK Belanda 2026
Ia mampu menyelesaikan dua balapan terakhir di posisi sepuluh besar untuk menyelamatkan poin tim BMW.
Performa konsisten di hari kedua menunjukkan mentalitas juara yang tetap terjaga meski didera masalah teknis.
Hasil ini memberikan sedikit pelipur lara bagi kru mekanik yang telah bekerja keras.
Saat ini, Danilo Petrucci menempati posisi ke-11 dalam klasemen sementara WorldSBK dengan total raihan 41 poin.
BACA JUGA:Perkara Aliran Bahan Bakar, Ducati dan Bimota Terima Penalti di WorldSBK Belanda
Ia tertinggal 28 poin dari Miguel Oliveira yang kini menduduki peringkat keempat klasemen.