Terdapat kerusakan pada material logam di lengannya yang bersentuhan dengan saraf radial.
Kondisi fisik ini menjadi penyebab utama ketidakkonsistenan performanya di awal musim ini.
Pembalap asal Spanyol tersebut sempat menjelaskan bahwa masalah fisik tersebut sangat menghambatnya.
Ia mengaku tidak bisa berbuat banyak ketika lengan tidak merespons perintah otaknya.
Hal ini disebabkan oleh gangguan pada saraf yang tertekan oleh material di lengannya.
BACA JUGA:MotoGP Prancis 2026 Membawa Jorge Martin Sebagai Juara, Aprilia Kuasai Podium Le Mans
Pihak Ducati sendiri belum memberikan jangka waktu pasti kapan Marquez akan kembali membalap.
Manajer Tim Ducati, Davide Tardozzi, menegaskan bahwa kesehatan pembalap adalah prioritas utama saat ini.
Mereka tidak ingin terburu-buru sebelum kondisi fisiknya benar-benar pulih seratus persen.
Akibat absen dan gagal meraih poin di Le Mans, selisih poinnya semakin menjauh.
Kini ia tertinggal 71 poin dari Marco Bezzecchi yang memimpin klasemen sementara.
Jarak tersebut diprediksi akan melebar hingga lebih dari 100 poin setelah balapan di Barcelona.
BACA JUGA:Marc Marquez Sukses Jalani Operasi di Madrid Usai Kecelakaan MotoGP Prancis 2026
Marquez secara jujur mengakui bahwa dirinya belum siap untuk memperebutkan gelar juara dunia.
Ia menyebutkan bahwa masalah fisik sangat sulit diatasi hanya dengan kerja keras di garasi.
Meskipun memiliki kecepatan, gangguan saraf membuatnya sering melakukan kesalahan yang tidak disengaja di lintasan.