CVT Kotor Tapi Tetap Bisa Jalan, Waspada Diam-diam Bisa Menggerogoti Performa Motor

CVT Kotor Tapi Tetap Bisa Jalan, Waspada Diam-diam Bisa Menggerogoti Performa Motor

Ilustrasi Komponen CVT Motor Matic--Suzuki

BACA JUGA:Gak Mau Ribet Oper Gigi? Nih, Benda Chinchilla 300 CVT — Cruiser Matic Rp 75 Jutaan yang Bikin Lo Tampil Gagah!

Bensin Diam-Diam Lebih Boros

Motor matic dengan CVT kotor butuh putaran mesin lebih tinggi untuk hasil yang sama. Artinya, bensin ikut terkuras lebih cepat. Masalahnya, borosnya pelan-pelan, jadi jarang disadari sampai dompet mulai protes.

Motor tidak rusak, tapi efisiensinya hilang dan yang Paling Sering Terjadi: Dompet Kaget

V-belt lebih cepat retak, roller aus tidak rata, kampas kopling licin. 

Awalnya cuma butuh dibersihkan, tapi karena telat, akhirnya harus ganti. Dan di titik ini, pemilik motor baru sadar: servis murah berubah jadi pengeluaran mahal. Semua karena satu hal sepele yang ditunda.

CVT kotor bukan bikin motor mati, tapi bikin motor kehilangan rasa enaknya. Tarikan turun, getaran muncul, bensin boros, dan umur komponen memendek. Padahal solusinya sederhana: bersihkan CVT secara rutin.

Motor matic itu santai, tapi perawatannya jangan santai juga. Karena kalau CVT sudah "teriak", biasanya dompet yang pertama kali dengar.

Temukan konten motorexpertz.com menarik lainnya di Google News

Tag
Share
Berita Lainnya