Harga BBM Tetap Stabil di Indonesia, Tapi Negara Ini Malah Kembali Naikkan Bensin dan Solar
Pemerintah Cina Kembali Naikkan Harga BBM Bensin dan Solar--Global Times China
MOTOREXPERTZ.COM -- Pemerintah melalui Kementerian Keuangan menegaskan bahwa harga bahan bakar minyak (BBM) di Indonesia tidak akan naik hingga akhir 2026.
Keputusan ini menghapus kekhawatiran masyarakat yang sempat muncul akibat konflik di Timur Tengah. Per 1 April 2026, harga BBM Pertamina maupun swasta masih sama seperti sebelumnya.
Berbeda dengan Indonesia, Cina kembali menaikkan harga eceran maksimum BBM jenis bensin dan solar.
National Development and Reform Commission (NDRC) menyebutkan harga bensin naik 420 yuan per ton (sekitar Rp9,000 per liter setara US$61,11 per ton) dan harga solar naik 400 yuan per ton (sekitar Rp8,560 per liter setara US$58,20 per ton) mulai Selasa malam, (1/4/2026).
BACA JUGA:Sebelum Konversi Motor Bensin Jadi Listrik, Ini Tips dan Persiapan yang Perlu Kamu Ketahui
BACA JUGA:Trik Mudah yang Sering Terlewat, Cara Ini Bikin Konsumsi BBM Motor Lebih Irit
Upaya Stabilkan Harga BBM di Negeri Sendiri
Kenaikan ini bagian dari penyesuaian harga domestik terhadap pergerakan minyak internasional sekaligus menjaga stabilitas pasar.
“Pemerintah akan terus menerapkan langkah-langkah untuk mengendalikan harga BBM olahan guna memitigasi dampak kenaikan harga minyak global,” tulis NDRC dalam pernyataannya.
Sementara itu, Indonesia tetap memprioritaskan kebijakan subsidi dan pengendalian harga untuk memastikan daya beli masyarakat tidak terdampak.
Kenaikan berulang di Cina, setelah sebelumnya pada 23 Maret 2026 harga bensin naik 1.160 yuan per ton dan solar 1.115 yuan per ton, menunjukkan tekanan kuat pasar energi global.
Konflik geopolitik di Timur Tengah menyebabkan terganggunya pasokan minyak sehingga memicu harga energi dunia meningkat, berbeda dengan langkah stabilisasi yang diterapkan pemerintah Indonesia.
Temukan konten motorexpertz.com menarik lainnya di Google News
- Tag
- Share
-
