Jatah Minyak Belum Dikirim, Wamen ESDM RI Pastikan Stok Nasional Aman hingga Akhir Tahun
Yuliot Tanjung, Wamen ESDM RI--Antara
"LPG belum belum kita dapat volumenya tetapi kalau untuk crude itu sudah ini sekitar 150 juta barel," pungkasnya.
Di tengah kondisi tersebut, dinamika global turut memengaruhi stabilitas pasokan energi dunia. Salah satu faktor yang mencuat adalah meningkatnya ketegangan geopolitik, khususnya konflik antara Amerika Serikat dan Iran yang berdampak pada distribusi minyak global.
BACA JUGA:Waduh! Asyik Bawa Motor Yamaha XSR 900, Motovlog Ini Sampai Tinggalin Kekasihnya di Pom Bensin
BACA JUGA:Sering Terjebak Macet? Ini Komponen Motor yang Paling Cepat Aus dan Diam-Diam Bikin Kantong Jebol
Ketegangan ini memicu kekhawatiran pasar terhadap gangguan pasokan, terutama dari kawasan Timur Tengah yang merupakan salah satu pusat produksi minyak terbesar di dunia.
Akibatnya, harga minyak cenderung berfluktuasi dan mendorong negara-negara importir, termasuk Indonesia, untuk mencari sumber alternatif.
Indonesia sendiri masih sangat bergantung pada impor untuk memenuhi kebutuhan energi dalam negeri. Oleh karena itu, langkah diversifikasi sumber impor seperti kerja sama dengan Rusia menjadi strategi penting untuk menjaga ketahanan energi nasional.
Dengan berbagai faktor tersebut, pemerintah terus berupaya memastikan ketersediaan energi tetap aman, sekaligus meminimalkan dampak dari gejolak global yang tidak menentu.
Temukan konten motorexpertz.com menarik lainnya di Google News
- Tag
- Share
-
