Bikin Risih di Jalan! Ini Penyebab Mesin Motor Matic Kasar dan Cara Mengatasinya

Bikin Risih di Jalan! Ini Penyebab Mesin Motor Matic Kasar dan Cara Mengatasinya

Ilustrasi Membersihkan Filter Udara Motor Matic yang Kotor --Ikatan Motor Honda Jabar

MOTOREXPERTZ.COM --- Di era modern masa kini, harus diakui motor matic dikenal praktis dan nyaman digunakan untuk aktivitas sehari-hari.

Namun seiring pemakaian, performa motor bisa berubah dan mulai terasa kasar saat dikendarai. Getaran berlebih, suara aneh, hingga tarikan yang tidak lagi halus sering menjadi tanda ada komponen tertentu yang mulai bermasalah.

Sayangnya, banyak pengendara menganggap kondisi tersebut hal biasa akibat usia motor. Padahal jika dibiarkan terlalu lama, kerusakan kecil bisa merembet menjadi masalah yang lebih besar dan membuat biaya perbaikan semakin mahal.

Salah satu penyebab paling umum motor matic terasa kasar berasal dari area CVT. Komponen ini memiliki peran penting dalam mengatur penyaluran tenaga mesin ke roda belakang. Jika bagian CVT mulai kotor atau aus, tarikan motor biasanya menjadi tidak halus dan muncul getaran saat akselerasi.

BACA JUGA:Kenapa Rem Belakang Motor Matic di Tangan Kiri? Ini Alasannya yang Jarang Disadari Pengendara

BACA JUGA:Ngeri di Tengah Jalan! Ini yang Terjadi Jika Tali V-Belt Motor Tiba-Tiba Putus Saat Berkendara

V-belt menjadi salah satu komponen pertama yang wajib diperiksa. Jika kondisi V-belt sudah retak, aus, atau mulai menipis, tenaga motor tidak akan tersalurkan dengan optimal. Akibatnya, motor terasa berat dan muncul sensasi kasar terutama saat mulai berjalan.

Selain V-belt, roller CVT juga sering menjadi sumber masalah. Roller yang sudah peyang atau aus dapat membuat putaran CVT tidak stabil. Gejalanya biasanya terasa saat motor berakselerasi, di mana tarikan menjadi ngempos dan muncul getaran tidak normal.

Kampas ganda juga perlu mendapat perhatian. Jika permukaannya sudah mulai tipis atau kotor akibat debu CVT, motor bisa terasa bergetar ketika awal gas dibuka. Kondisi ini sering membuat motor seperti “gredek” terutama saat digunakan setelah lama berhenti atau ketika mesin masih dingin.

BACA JUGA:Head to Head Honda Vario 125 vs Yamaha Mio M3 125 2026: Duel Irit dan Lincah, Siapa Paling Layak Dipilih?

BACA JUGA:CVT Motor Matic Kalian Ada Bunyi Berisik? Jangan Panik, Ini Solusinya

Tidak hanya area CVT, kondisi oli mesin dan oli gardan juga sangat memengaruhi kehalusan motor matic. Oli yang sudah terlalu lama tidak diganti akan kehilangan kemampuan pelumasannya sehingga gesekan antar komponen mesin menjadi lebih kasar. Akibatnya, suara mesin terdengar lebih berisik dan performa motor menurun.

Bearing roda juga dapat menjadi penyebab motor terasa kasar. Jika bearing mulai aus, muncul suara dengung atau getaran saat motor melaju. Semakin lama dibiarkan, putaran roda menjadi tidak stabil dan kenyamanan berkendara ikut terganggu.

Selain itu, busi yang mulai lemah bisa membuat pembakaran mesin tidak sempurna. Dampaknya, motor terasa brebet dan respons gas menjadi tidak halus. Walaupun terlihat sepele, kondisi busi ternyata sangat berpengaruh terhadap karakter mesin motor matic.

Temukan konten motorexpertz.com menarik lainnya di Google News

Tag
Share
Berita Lainnya
APPS ME
Berita Terpopuler