Bos Tech3 Kritik Rencana Aturan Satu Motor di MotoGP 2027
Bos Tech3 Kritik Rencana Aturan Satu Motor di MotoGP 2027---Tech3
Baginya, kepuasan para penggemar merupakan elemen paling krusial di dalam industri olahraga modern.
Ia menyatakan bahwa regulasi baru ini hanya akan mencederai aspek estetika balapan tanpa alasan mendasar.
Steiner juga menambahkan bahwa informasi mengenai potensi penghematan satu montir per tahun sangat tidak sebanding dengan kerugiannya.
BACA JUGA:IPONE Ramaikan BBQ Ride 2026, Bawa Pelumas Premium dan Merchandise Eksklusif
Salah satu momen krusial yang terancam hilang adalah prosedur balapan flag-to-flag saat cuaca berubah.
Steiner menilai momen pembalap melompat ke motor lain saat hujan adalah daya tarik yang sangat luar biasa.
Aksi dramatis tersebut selalu berhasil memicu lonjakan interaksi yang sangat masif di berbagai platform media sosial.
Steiner mengungkapkan bahwa pihak Dorna selaku promotor MotoGP sebenarnya tidak menyetujui rencana regulasi baru ini.
Namun, ia merasa heran karena sejumlah pabrikan justru terlihat mendukung wacana pembatasan unit motor tersebut.
Ia sangat berharap agar para pemangku kebijakan segera membatalkan ide yang dinilainya kurang matang ini.
Jika efisiensi anggaran memang menjadi prioritas utama, Steiner menyarankan MotoGP meniru regulasi finansial dari ajang Formula 1.
Ia menjelaskan bahwa penerapan batas maksimal anggaran belanja terbukti sukses besar mengendalikan biaya di kompetisi F1.
BACA JUGA:Piaggio Indonesia Resmi Buka Dealer Motoplex 2 Brand Pertama di Batam, Ini Layanannya!
Opsi logis lain yang bisa diambil adalah memangkas durasi sesi uji coba resmi di sirkuit.
Menurutnya, langkah-langkah alternatif tersebut jauh lebih efektif dan aman bagi keberlangsungan bisnis kejuaraan dunia MotoGP.
Temukan konten motorexpertz.com menarik lainnya di Google News
- Tag
- Share
-
