MotoGP Indonesia 2026: Dua Pembalap Pertamina Enduro VR46 Racing Team Raih Poin Penting

MotoGP Indonesia 2026: Dua Pembalap Pertamina Enduro VR46 Racing Team Raih Poin Penting

Pembalap Pertamina Enduro VR46 Racing Team, Fabio Di Giannantonio, finish di posisi ke-8 pada balapan utama Pertamina GP of Indonesia 2026--X/@VR46RacingTeam

MANDALIKA, MOTOREXPERTZ.COM -- Tampil paling mencolok dengan balutan livery bermotif Garuda, Pertamina Enduro VR46 Racing Team merampungkan seri Pertamina GP of Indonesia 2026 dengan capaian cukup positif, Minggu (11/10).

Di hadapan ribuan pasang mata penonton yang memadati Pertamina Mandalika International Circuit, Fabio Di Giannantonio dan Franco Morbidelli berhasil mengamankan poin berharga meski harus melewati drama sengit di atas lintasan.

Diggia Tempel Grup Depan

Start dari posisi ke-3, sejatinya Diggia punya peluang untuk berburu podium utama. Sayang, begitu lampu start padam pembalap asal Italia itu sempat melorot ke urutan lima di lap awal sebelum akhirnya mengunci posisi finis kedelapan.

Diggia mengungkapkan ada masalah pada motornya, dimana roda depannya sempat mengunci keras hingga memicu getaran hebat di area front-end desmosedici miliknya saat melibas Tikungan 10.

BACA JUGA:Sempat Pimpin Balapan, Jorge Martin Gagal Menang Sprint di Mandalika Gara-gara Ini

Karena itu, doi memilih bermain tenang. Tambahan poin dari Mandalika semakin mengukuhkan posisinya di urutan ke-6 klasemen sementara dengan koleksi 245 poin.

"Kami sejatinya punya potensi besar hari ini. Sayang, masalah front-end memicu getaran hebat setelah roda depan mengunci di T10. Beruntung saya tidak crash. Hasil ini tetap bikin bangga karena performa dari kualifikasi hingga Sprint Race sangat solid," ucap Diggia usai balapan.

Morbidelli Finish P14

Mengawali balapan dari baris keempat, Morbidelli sempat melorot drastis hingga posisi ke-19 akibat start yang kurang mulus. Namun, pembalap berdarah Italia-Brasil ini enggan menyerah begitu saja.

Perlahan tapi pasti, Morbidelli menemukan ritme terbaiknya seiring menurunnya tingkat kehausan ban.

Dan perjuangan gigihnya membuah hasil dengan finis di posisi ke-14, mengamankan 2 poin penting dan menempatkannya di posisi ke-16 klasemen sementara (59 poin).


Perlahan tapi pasti, Morbidelli menemukan ritme terbaiknya seiring menurunnya tingkat kehausan ban.--X/@VR46RacingTeam

"Sesuai prediksi, kami jauh lebih kompetitif saat usia ban mulai aus. Di lap terakhir, saya adalah pembalap Ducati tercepat dan pembalap tercepat ketiga di grid. Sayang, momentumnya agak terlambat untuk merangsek lebih depan," ungkap Morbidelli.

BACA JUGA:Beli Oli Pertamina Bisa Dapat Cashback GoPay, Begini Cara Klaimnya

Balapan di Mandalika menjadi kebanggan tersendiri bagi tim besutan Valentino Rossi tersebut. Sebab, boleh dibilang ini menjadi home race kedua mereka berkat dukungan Pertamina Lubricants sebagai sponsor utama.

Temukan konten motorexpertz.com menarik lainnya di Google News

Tag
Share
Berita Lainnya