BACA JUGA:Update 3 Motor Matic Andalan Yamaha: Aerox, Lexi, dan Nmax
Selain faktor komponen, penumpukan debu di dalam rumah CVT juga sering menjadi penyebab masalah ini. Debu berasal dari gesekan komponen seperti kampas kopling dan v-belt selama motor digunakan. Jika terlalu banyak menumpuk, debu dapat mengganggu kerja komponen di dalam CVT.
Untuk mencegah masalah tersebut, pemilik motor matic disarankan melakukan perawatan CVT secara rutin. Pembersihan CVT biasanya dilakukan setiap 8.000 hingga 10.000 kilometer atau sekitar dua sampai tiga bulan sekali, tergantung intensitas penggunaan motor.
Dengan melakukan servis rutin, kondisi komponen seperti roller, kampas kopling, dan v-belt dapat diperiksa lebih awal. Perawatan sederhana ini dapat membantu menjaga tarikan motor tetap halus serta mencegah munculnya getaran saat menghadapi tanjakan.
Jika motor matic mulai terasa bergetar saat naik tanjakan, sebaiknya segera lakukan pemeriksaan. Menangani masalah sejak dini bisa mencegah kerusakan yang lebih besar sekaligus menjaga kenyamanan saat berkendara.