JAKARTA,MOTOREXPERTZ.COM -- Setelah motor dipakai menempuh perjalanan jauh, kondisinya tentu tidak lagi sama seperti saat awal berangkat.
Banyak komponen bekerja ekstra, mulai dari mesin hingga sistem pengereman. Karena itu, penting untuk melakukan pengecekan menyeluruh agar motor tetap nyaman dan aman digunakan untuk aktivitas harian.
Perawatan motor setelah touring atau perjalanan jauh juga tidak cukup hanya sekadar ganti oli atau isi angin ban.
Ada beberapa bagian penting yang wajib diperiksa supaya performa motor tetap optimal dan tidak menimbulkan masalah di kemudian hari.
BACA JUGA:Biar Motor Tetap Ngacir, Cek 5 Komponen Ini Usai Mudik
“Kami mengajak para pengguna untuk lakukan servis pasca perjalanan jarak jauh di jaringan bengkel resmi Yamaha dengan penanganan langsung dari ahlinya, yang sudah teruji handal teknisinya dan tentunya asli spare part,” ungkap Johannes B.M Siahaan, Asst. General Manager CS Division PT Yamaha Indonesia Motor Mfg.
Sebagai bentuk dukungan terhadap kenyamanan berkendara, Yamaha juga menghadirkan promo servis berupa diskon Rp25.000 untuk pembelian oli mesin serta kampas rem depan dan belakang selama periode 1–30 April 2026 di seluruh bengkel resmi.
Untuk detail terkait dengan informasi promo, dapat diakses melalui Instagram Yamaha Indonesia dan My Yamaha Apps.
BACA JUGA:7 Tanda Motor Mulai Turun Mesin, Kenali Sekarang Sebelum Biaya Bengkak!
Lalu, komponen apa saja yang perlu dicek setelah perjalanan jauh? Simak hal-hal ini, Bradsis!
1. Oli Mesin
Oli mesin punya peran vital dalam menjaga kinerja mesin tetap halus. Setelah perjalanan jauh, kualitas oli biasanya menurun, baik dari segi kekentalan maupun kebersihannya.
Cek kondisi oli melalui dipstick. Jika warnanya sudah menghitam, volumenya berkurang drastis, atau motor sudah menempuh lebih dari 3.000 km, sebaiknya segera ganti oli agar mesin tetap awet.
2. Sistem Pengereman
Rem jadi komponen krusial yang tidak boleh diabaikan. Perjalanan jauh, terutama di kondisi macet atau jalan menurun, bisa mempercepat keausan kampas rem.