Namun ia tidak menyerah. Satu per satu lawan dilibas hingga akhirnya kembali mengamankan posisi ketiga.
“Saya mencoba balapan lebih konsisten dan menghindari kesalahan. Hasil ini cukup positif untuk awal musim, tapi tentu saya ingin terus improve di race berikutnya," ungkap Hilman Maksum.
"Di race kedua saya sempat terkendala di gate start. Jadi, saya harus mengejar dari posisi paling belakang. Meski begitu, saya cukup puas bisa konsisten di dua race. Ini jadi modal penting untuk seri berikutnya, dan saya akan terus push untuk hasil yang lebih baik,” lanjutnya.
Manajer Tim Ducati MX Team Indonesia, Johny Pranata, mengaku sangat bangga dengan hasil yang diraih dua crossernya.
BACA JUGA:Melesat Tak Terbendung, Ducati MX Team Dominasi Podium di Final Kejurnas Motocross 2025 Semarang
Menurutnya, fighting spirit yang ditunjukkan Diva dan Hilman adalah sinyal kuat bahwa timnya siap bersaing memperebutkan gelar juara musim ini.
“Kami melihat fighting spirit yang luar biasa dari Diva, terutama setelah insiden di race pertama. Dia tetap bisa bangkit dan mempertahankan performa. Hilman juga menunjukkan konsistensi yang sangat baik. Ini hasil yang positif untuk tim, tapi kami akan terus berkembang dan menargetkan hasil yang lebih tinggi ke depan,” kata Johny Pranata.