Hati-hati Ngeblong! Ini Tanda Minyak Rem Motor Sudah Waktunya Diganti
Rem motor terasa ngempos atau kurang pakem bisa jadi tanda minyak rem sudah waktunya ganti--WMS
Tanda paling terasa adalah rem yang tidak lagi pakem. Motor membutuhkan jarak lebih panjang untuk berhenti dan respons pengereman terasa tidak konsisten, terutama dalam situasi darurat. Jika dibiarkan, kondisi ini bisa meningkatkan risiko kecelakaan.
Meski tanda-tanda tersebut bisa dikenali, penggantian minyak rem tidak disarankan menunggu sampai gejala muncul.
BACA JUGA:Hijabers Serenity Ride, WMS Wadahi Kreativitas Perempuan Pengguna Honda Scoopy
Idealnya, cairan ini diganti secara berkala setiap 24 bulan atau 24.000 km, tergantung mana yang tercapai lebih dulu. Perawatan rutin ini penting untuk menjaga sistem pengereman tetap dalam kondisi terbaik.
Karena itu, Wahyu menyarankan konsumen pengguna motor Honda untuk melakukan penggantian minyak rem di bengkel resmi AHASS.
“Selain menggunakan produk yang sesuai standar, proses pengerjaan dilakukan oleh teknisi terlatih dengan prosedur yang tepat, sehingga keamanan dan performa kendaraan tetap terjaga,” jelas Wahyu.
Dengan melakukan servis di AHASS, tidak hanya minyak rem yang diganti dengan benar, tetapi juga sistem pengereman akan diperiksa secara menyeluruh. Hal ini membantu mendeteksi potensi masalah lebih awal sebelum berkembang menjadi kerusakan serius.
BACA JUGA:WMS Ajak Seru-seruan Komunitas Bareng All New Honda Vario 125 Lewat Night Ride
Sebagai bagian dari komitmen keselamatan berkendara, PT Wahana Makmur Sejati terus mengingatkan pengguna motor Honda untuk melakukan servis rutin, tepat waktu, dan di bengkel resmi.
Untuk kemudahan, konsumen juga bisa memanfaatkan aplikasi WANDA untuk booking servis, mencari lokasi AHASS terdekat, hingga mendapatkan informasi perawatan motor. Perawatan yang konsisten bukan hanya menjaga performa kendaraan tetap prima, tapi juga memastikan rasa aman di setiap perjalanan.
Temukan konten motorexpertz.com menarik lainnya di Google News
- Tag
- Share
-
