Jangan Percaya Mitos Ini! Ternyata Banyak Cara Merawat Motor yang Selama Ini Salah Kaprah
Ilustrasi bengkel motor--NothernMonterio
Padahal fungsi oli bukan cuma sebagai pelumas, tetapi juga membantu menjaga suhu mesin tetap stabil.
Ketika kualitas oli mulai menurun, gesekan antar komponen mesin akan meningkat.
Akibatnya mesin menjadi lebih cepat panas dan komponen internal lebih mudah mengalami keausan.
Karena itu, mengganti oli secara rutin sesuai jadwal servis sangat penting untuk menjaga performa mesin tetap optimal.
BACA JUGA:Simpel! Ikuti 4 Tips Sederhana Merawat Motor ini, Dijamin Masa Pakai Awet Sampai 10 Tahun Lebih
Pakai Bensin Oktan Tinggi Belum Tentu Bikin Motor Lebih Kencang
Masih ada juga anggapan bahwa semua motor bakal lebih bertenaga kalau memakai bensin oktan tinggi.
Faktanya, penggunaan bahan bakar harus disesuaikan dengan spesifikasi kompresi mesin.
Kalau motor berkompresi rendah dipaksa memakai bensin oktan terlalu tinggi, hasilnya belum tentu terasa signifikan.
Bahkan dalam beberapa kondisi justru hanya membuat biaya operasional jadi lebih boros.
Karena itu, penting memahami rekomendasi bahan bakar dari pabrikan dibanding sekadar ikut tren.
BACA JUGA:Tips Merawat Motor Setelah Riding Jauh Agar Tetap Prima, Wajib Cek Komponen Ini!
Cara Berkendara Ternyata Sangat Pengaruhi Umur Mesin
Bukan cuma soal servis, gaya berkendara juga sangat menentukan kesehatan mesin motor.
Kebiasaan membuka gas secara kasar, membawa beban berlebihan, atau memaksa motor dipakai terus tanpa istirahat bisa membuat mesin cepat stres.
Suhu mesin akan lebih mudah naik dan komponen internal bekerja lebih berat dari seharusnya.
Sebaliknya, berkendara halus dengan putaran mesin stabil biasanya membuat mesin lebih awet dan konsumsi BBM lebih irit.
Temukan konten motorexpertz.com menarik lainnya di Google News
- Tag
- Share
-
