Honda Dekati Davide Brivio, Sinyal Serius Bangkit dari Keterpurukan MotoGP?
Manajer Trackhouse Racing Team, Davide Brivio--MotoGP
Menurut laporan dari media Italia, Brivio nantinya akan masuk saat beberapa keputusan penting sebenarnya sudah dibuat Honda. Mulai dari urusan pembalap hingga arah pengembangan motor 850 cc.
Namun Honda tetap merasa membutuhkan figur pemimpin berpengalaman yang mampu menjadi penghubung antar divisi sekaligus membantu memperbaiki ritme kerja tim.
Masalah terbesar Honda selama ini memang bukan cuma soal mesin, tetapi juga koordinasi pengembangan yang dianggap kurang cepat dibanding rival mereka.
Bikers pasti sadar bagaimana Ducati mampu berkembang sangat agresif dalam beberapa musim terakhir. Sementara Honda justru terlihat tertinggal dalam adaptasi teknologi dan pengembangan motor balap modern.
Karena itu, masuknya Brivio bisa menjadi langkah strategis untuk membangun budaya kerja yang lebih efektif dan terarah.
BACA JUGA:Tampil Spesial di Rumah Sendiri, Fabio Quartararo Pamer Livery Khusus di MotoGP Prancis 2026
Trackhouse Racing Bisa Kehilangan Figur Penting
Saat ini Davide Brivio masih terikat bersama proyek Trackhouse Racing yang menjadi tim satelit Aprilia sejak musim 2024.
Kehadirannya di Trackhouse cukup memberi dampak positif karena tim tersebut mulai menunjukkan perkembangan yang menarik di MotoGP.
Jika negosiasi dengan Honda benar terjadi dan mencapai kesepakatan, maka Trackhouse kemungkinan bakal kehilangan salah satu figur penting di balik arah pengembangan tim mereka.
Meski begitu, hingga kini belum ada pengumuman resmi dari Honda maupun Brivio terkait kabar tersebut. Semua masih berada di tahap rumor paddock yang terus berkembang jelang pertengahan musim MotoGP 2026.
BACA JUGA:Dominasi Jorge Martin di Sprint Race MotoGP Prancis 2026 dan Nasib Sial Marc Marquez
Honda Ingin Kembali Jadi Ancaman di MotoGP
Bagi Honda, langkah mendekati Davide Brivio menunjukkan bahwa mereka tidak ingin terus berada dalam keterpurukan. Pabrikan Jepang itu tampaknya mulai sadar bahwa kebangkitan tidak cukup hanya mengandalkan pengembangan motor semata.
Diperlukan sosok dengan pengalaman besar, mental juara, dan kemampuan membangun tim agar Honda bisa kembali menjadi ancaman serius di MotoGP.
Bradsis juga pasti tahu, nama besar Honda terlalu besar jika hanya bertarung di papan tengah. Dengan sejarah panjang serta koleksi gelar dunia yang mereka miliki, target kembali ke barisan depan tentu menjadi harga mati.
Kini menarik ditunggu apakah Davide Brivio benar-benar akan menerima tawaran tersebut atau tetap melanjutkan proyeknya bersama Trackhouse Racing.
Temukan konten motorexpertz.com menarik lainnya di Google News
- Tag
- Share
-
