WorldSBK 2026 Jadi Musim Terberat bagi Honda, Krisis Fireblade yang Tak Kunjung Usai

Kamis 30-04-2026,07:00 WIB
Reporter : Ilyasa Fajrin
Editor : T. Sucipto

JAKARTA, MOTOREXPERTZ.COM -- Awal musim 2026 menjadi periode yang sangat berat bagi tim pabrikan Honda di ajang WorldSBK.

Komentator ternama, Steve English, mencoba menganalisis keterpurukan yang dialami oleh raksasa asal Jepang tersebut.

Hingga kini, Honda masih terus berjuang mencari jalan keluar dari terowongan gelap kegagalan.

Kejuaraan dunia MOTUL FIM Superbike sendiri kini telah melewati seperempat perjalanan musim balap.

BACA JUGA:Danilo Petrucci Kritik Beratnya Penalti Usai Akhir Pekan Buruk di WorldSBK Assen

Kembalinya Team HRC ke WorldSBK pada tahun 2020 awalnya disambut dengan optimisme tinggi.

Saat itu, semua orang percaya bahwa departemen balap terbesar ini akan mendominasi.

Alvaro Bautista dan Leon Haslam menjadi andalan utama pada dua tahun pertama proyek tersebut.

Bautista bahkan sempat meraih beberapa podium dan menunjukkan kecepatan yang sangat menjanjikan.

BACA JUGA:Nicolo Bulega Sapu Bersih Race 2 WorldSBK Assen 2026, Samai Rekor 13 Kemenangan Beruntun Toprak

Namun, paket motor Fireblade ternyata masih sangat sulit dikendalikan secara konsisten.

Ketika Bautista kembali ke Ducati, ia langsung mendominasi kejuaraan selama dua musim berturut-turut.

Fakta ini membuktikan bahwa kualitas pembalap bukanlah masalah utama bagi pihak Honda.

Masalah justru terletak pada paket teknis motor yang terlalu berisiko bagi pembalap.

BACA JUGA:Nicolo Bulega Tumbangkan Rekan Satu Tim Iker Lecuona di Race 1 WorldSBK Assen 2026

Kategori :