Waspada Saat Hujan Deras! Kenali Bahaya Aquaplaning dan Cara Aman Berkendara Motor di Jalan Basah
Illustrasi Pemotor Menerjang Hujan Deras--IStockPhoto
Ketiga, hindari gerakan mendadak. Saat melewati jalan basah, usahakan tidak melakukan pengereman keras, manuver tajam, atau membuka gas secara agresif. Semua gerakan harus dilakukan dengan halus dan terukur agar ban tetap mendapat traksi maksimal.
BACA JUGA:Jangan Anggap Sepele, Perawatan Ini Bisa Selamatkan Mesin Motor Anda
BACA JUGA:Memilih Oli Mesin yang Tepat: Jangan Tergiur Harga Murah!
Keempat, waspadai genangan air. Banyak pengendara menganggap genangan kecil tidak berbahaya, padahal bisa saja menyembunyikan lubang atau permukaan jalan yang tidak rata. Jika terpaksa melintasinya, kurangi kecepatan dan jaga motor tetap tegak agar stabilitas terjaga.
Selain itu, gunakan perlengkapan berkendara yang mendukung visibilitas. Jas hujan model setelan lebih aman dibanding ponco karena tidak mudah tersangkut roda. Pastikan visor helm bersih agar pandangan tidak terganggu oleh embun atau cipratan air.
Jika motor mulai terasa seperti melayang saat melintasi genangan, jangan panik. Hindari refleks menarik rem mendadak. Pegang setang dengan stabil, kurangi gas perlahan, dan biarkan ban kembali mendapatkan kontak penuh dengan permukaan jalan.
Pada akhirnya, keselamatan berkendara saat hujan sangat bergantung pada kesiapan pengendara dan kondisi motor. Dengan memahami apa itu aquaplaning dan cara menghindarinya, risiko kecelakaan saat hujan deras bisa ditekan secara signifikan. Ingat, dalam kondisi cuaca buruk, kehati-hatian selalu lebih penting daripada kecepatan.
Temukan konten motorexpertz.com menarik lainnya di Google News
- Tag
- Share
-
